
BANDUNG, UNIKOM — Di tengah gempuran teknologi dalam era perang modern, dinamika pertahanan tidak lagi bertumpu pada kekuatan fisik semata, melainkan pada keunggulan inovasi dan penguasaan teknologi canggih. Perkembangan pesat dalam bidang seperti Artificial Intelligence, sistem drone, hingga teknologi siber telah mengubah lanskap peperangan menjadi lebih kompleks, cepat, dan berbasis data. Dalam konteks tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Pusat Kesenjataan Artileri Medan (PUSSENARMED), melakukan kerja sama melalui kegiatan audiensi dan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) pada Kamis, 2 April 2026.
Bertempat di Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., hadir didampingi jajaran Wakil Rektor UNIKOM, Para Dekan di lingkungan UNIKOM, Direktur INFRANET UNIKOM serta Ketua Divisi Kerja sama UNIKOM. Sementara rombongan dari PUSSENARMED dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.Han., CHRMP., beserta jajaran. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan institusi pertahanan negara, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor pertahanan dalam menjawab tantangan era digital. Prof. Eddy menyampaikan, “Pada kesempatan ini kita mendapatkan kunjungan kehormatan dari ARMED, yaitu Mayor Jenderal Budi beserta jajaran. UNIKOM sendiri memiliki direktorat dan divisi yang berkaitan dengan bidang robotika, roket, digital & ICT, serta Artificial Intelligence. Ini akan kita kolaborasikan agar dapat membentuk sistem yang semakin canggih”, tutur Prof. Eddy.
Lebih lanjut, Prof. Eddy juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam pengembangan sumber daya manusia serta inovasi teknologi pertahanan nasional. “Kami ingin berbagi dan membantu agar ARMED dapat menciptakan teknologi-teknologi baru yang dapat diterapkan dalam sistem kesenjataan, sekaligus mengharumkan nama bangsa Indonesia,” tambah Prof. Eddy.
Sementara itu, Komandan PUSSENARMED, Mayor Jenderal TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.Han., CHRMP., dalam sambutannya menegaskan urgensi kerja sama ini dalam mendukung modernisasi sistem pertahanan negara. “Pada kesempatan ini kami PUSSENARMED melakukan kerja sama dengan UNIKOM. Intinya, kami ingin teknologi yang dimiliki oleh UNIKOM dapat ditransfer ke lingkungan kami untuk membantu tugas-tugas dalam melaksanakan pertahanan negara. Bentuk kerja samanya mengikuti pola Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu penelitian, pengajaran dalam bentuk pertukaran pendidik, serta pengabdian kepada masyarakat”, demikian ungkapnya.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Budi menjelaskan bahwa kerja sama tersebut juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan transformasi teknologi di lingkungan militer, dari sistem manual menuju sistem modern yang lebih canggih dan terintegrasi. Dalam audiensi yang berlangsung, sejumlah poin strategis turut dibahas, diantaranya: transformasi teknologi pertahanan dari sistem konvensional (manual) menuju teknologi modern berbasis digital yang lebih efektif dan presisi, perkembangan perang modern yang kini semakin mengandalkan teknologi seperti drone, rudal, dan sistem otomatis lainnya, kolaborasi dengan UNIKOM dalam pengembangan teknologi yang adaptif terhadap dinamika peperangan modern yang semakin kompleks, penelitian bersama dalam penciptaan dan pengembangan sistem persenjataan berbasis Artificial Intelligence (AI) dan robotika, peran UNIKOM sebagai mitra strategis dalam memfasilitasi riset, pengembangan, serta implementasi teknologi tersebut secara nyata di lingkungan PUSSENARMED.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen resmi kerja sama strategis dan diikuti dengan sesi audiensi interaktif. Pada kegiatan tersebut, rombongan dari PUSSENARMED juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Laboratorium Artificial Intelligence UNIKOM x GOOGLE “AI Learning Center” guna melihat langsung inovasi teknologi yang dikembangkan.
Melalui kerja sama antara UNIKOM dengan PUSSENARMED, UNIKOM semakin mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan inovatif, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan teknologi pertahanan nasional yang modern, mandiri, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro).






