Tim Satgas Covid – 19 Unikom Lakukan Sosialisasi Penanganan Covid – 19 Kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikom

BANDUNG, UNIKOM – Terus bertambahnya kasus covid seperti di wilayah Jawa Barat (Jabar), khusus nya di Kota Bandung membuat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat. Ridwan mengimbau agar masyarakat untuk memperketat penerapan  protokol kesehatan (prokes) menyusul kabar terdeteksinya varian Delta Covid-19 di banyak tempat. Imbauan tersebut disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil,  Rabu (30/6/2021). Menurutnya, varian Delta Covid-19 memiliki daya tular yang lebih cepat. 

Unikom sendiri berkomitmen menjaga dan melaksanakan pencegahan penyebaran Covid – 19 dengan mengambil kebijakan  memperpanjangan pelaksanaan WFH (Work From Home) dan FHO (Work From Office ) menggunakan sistem ganjil genap untuk kehadidiran di Kampus, hal tersebut berlaku bagi seluruh sivitas akademika Unikom. Saat ini Unikom juga sedang melakukan WFH (Work From Home) mengikuti keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor : 443/kep.337-hukham/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat coronavirus disease 2019 (covid-19) di daerah Provinsi Jawa Barat.

Meningkatnya kasus COVID – 19 di Kota Bandung saat ini menjadi perhatian semua lapisan masyarakat tidak terkecuali dengan Unikom, melalui Tim Satgas Covid – 19 pada hari Jumat, 09 Juli 2021 mengadakan Sosilaisasi Penanganan Covid – 19 di Unikom kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikom  pukul 09.30 WIB secara daring melalui zoom meeting. Pada kesempatan tersebut turut hadir Ketua Satgas Tim Covid – 19  Unikom Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, dra., SE., M.Si. kemudian Assoc Prof. Dr. Agus Riyanto, ST., MT, Dr Adeh Ratna Komala, SE., M.Si. dan Yayah Sutisnawati, S.E., M.M.

Umi Narimawati, yang membuka langsung kegiatan tersebut menuturkan keprihatinan nya terhadap peningkatan jumlah kasus harian di Kota Bandung, serta beberapa Sivitas Akademika Unikom yang ikut terpapar Covid – 19. Umi mengingatkan akan selalu mematuhi Prokes Pencegahan Covid – 19 (Budaya 5M) di Unikom diantaranya : 1) Memakai Masker, 2) Menjaga Jarak, 3) Mencuci Tangan, 4) Menjauhi Kerumunan, 5) Mengecek Suhu Badan. Tidak hanya itu menurutnya Claster saat ini yang terpapar Covid– 19 ialah Claster Keluarga, Umi berbagi Alur Penanganan Covid – 19 di Unikom jika ada Sivitas Akademika Baik Dosen, Karyawan, Mahasiswa yang terkena positif terkena Covid – 19 untuk segera melapor pada http://smartapps.unikom.ac.id/laporcovid . “ungkap Umi

Recovery pasca terkena Covid – 19 1) Setelah sembuh dari Covid – 19 yang dinyatakan oleh pihak Kesehatan (Hasil tes PCR), maka lakukan Isolasi Mandiri Kembali setelah 14 hari di rumah. 2) Apabila hasil PCR Negative, maka Tim Satgas Covid Unikom melalui surat BAUK akan mengeluarkan surat keterangan melakukan Isoman selama 3 hari sejak hasil PCR negative nya keluar. 3) Lakukan Swab PCR Kembali setelah 14 hari, bila hasil negative maka wajib melaporkan ke pihak Tim Satgas Covid – 19 dengan menyerahkan hasil swab PCR terakhir kepada BAUK dan Kembali bekerja seperti biasa dengan tetap melaksanakan protocol Kesehatan.

Pasca terkena Covid – 19 1) Melaksanakan protokol Kesehatan yang diterapkan Tim Satgas Covid – 19 Unikom dengan menerapkan pencegahan Covid. 2) Mengkonsumsi Multivitamin – Zinc, berjemur dipagi hari, mengkonsumsi asupan yang berprotein seperti, susu, putih telur, ikan, dan kacang. 3) Memakai masker dengan benar (Menutup area hidung sampai dagu) perangkapan masker berlaku untuk masker medis dua atau masker medis, masker kain penggunaan masker KN95 Cukup satu rangkap. Masker yang digunakan cukup satu kali selanjutnya bisa diganti dengan masker yang baru, tentu masker yang sudah dipakai harap segera di buang. Sumber : Dr. Ibrahim M, Blomed (A AM) 26 Juni 2021.

Setelah sosialisai yang dilakukan Ketua Tim Satgas Covid – 19 Unikom, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikom. Ada dua hal yang disampaikan oleh Ortega Sitompul yaitu, 1) Rencana kedepan akan membuat Tim Satgas Covid – 19 Mahasiswa, hal tersebut berdasarkan dari pengamatan bahwa banyak nya Mahasiswa/i Unikom yang ikut terpapar Covid – 19 yang tinggal di Kostan. 2) BEM ingin  bekerjasama dengan Tim Satgas Covid – 19 Unikom untuk mengadakan Vaksinasi bagi Mahasiswa Unikom.

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut berjalan dengan lancar, berbagai masukan dan saran diberikan oleh Ketua, Anggota BEM itu sendiri,  untuk saling gotong royong membantu rekan – rekan Mahasiswa dalam melakukan Isolasi Mandiri atau Isoman, untuk itu, Unikom sangat mendukung sekali jika BEM membuat Tim Satgas Covid Mahasiswa. Semoga dengan adanya Sosialisasi penanganan Covid oleh Tim Satgas Covid Unikom dapat saling support dan bahu membahu melakukan yang terbaik khusunya memberikan bantuan bagi Sivitas Akademika Unikom yang terpapar Covid – 19.

  • Polls

    Apakah Website ini sudah maksimal?

    View Results

    Loading ... Loading ...
  • About Author
    admin